Halaman

Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Oktober 2023

cental-centil-centul mégah méwah ikn nusantara, jaréné

cental-centil-centul mégah méwah ikn nusantara, jaréné 

Wajah nusantara dari segala arah, terkesan sudah lama tidak masuk laundry kiloan, binatu pinggir jalan. Selain hal itu, sepertinya jarang dibasuh dengan air suci dan mensucikan. Nusantara kaya khazanah ritual spiritual rawat-ruwat wajah diri. Sarat polesan, olesan, dempulan plus kerutan akting cerdas diri. Pemikir yang tak pernah habis pikir. Semua jenis gender terwakili. Etnis berangasan kian unjuk taji, nyali. Spesifikasi mulut lebar besar bebas jahitan. Model lawas teranyarkan, tirani minoritas tidak ada kapoknya. Mati satu yang kemarin mati dihidupkan lagi. Operasi wajah, ganti kelamin dan balik nama. [HaéN]

Sabtu, 14 Oktober 2023

dilarang keras miskin, setengah melarat boleh

dilarang keras miskin, setengah melarat boleh 

PBB (perserikatan bangsa-bangsa) masih menyimpan dokumen negara-negara kategori miskin. Bakalan negeri miskin di benua potensial sumber daya alam (SDA). Obyek skenario kudeta milter antar negara modern. Bantuan militer agar pemerintah yang sedang berjalan, tetap eksis sampai pilpres.

Pangkalan militer dibangun mengimbangi gudang pangan nasional. Menghindari penjarahan atau sabotase sesuai skenario. Tenaga pendamping milter asing, menyiapkan bakalan petugas partai yang sigap dibentuk.

Ratio bantuan militer berdasarkan kemampuan taktis kendaraan politik sistem multipartai. Efektivias dominasi rumusan supertéga, mégatéga, serbatéga, anékatéga untuk menjalankan dapur pacu parpol sampai tingkat bawah. Langsung frontal dengan wajah wong-cilik. [HaéN]

Jumat, 13 Oktober 2023

lompatan jauh mewujudkan negara sejahtera, kebablasen jatuh di negeri orang

lompatan jauh mewujudkan negara sejahtera, kebablasen jatuh di negeri orang 

Nilai jual, daya pikat, daya pukau mégaproyek superstrategis rimba belantara nusantara tak bertu(h)an, tiada tara. Berbanding terbalik dengan nilai gadai, pelarian harta karun SDA kontrak 5 generasi ke mancanegara.

Penamaan generasi sesuai karakteristik, spesifikasi SDA di daerah tanah kelahiran, tempat tinggal. Tidak beda jauh dengan status pandangan hidup, susah hidup, perjuangan hidup, hidup susah loyo gampang, sekali-kalinya hidup langsung. Gemah ripah loh jinawi tersirat lewat layu sebelum berkembang.

Status dinamis generasi salah sambung, bebas sambungan, tanpa sambungan. Menimpa generasi terlanjur besar tanpa asupan gizi lokal. [HaéN]

Selasa, 10 Oktober 2023

diléma bakalan kaping wolu, yakiniki vs yakiniku

diléma bakalan kaping wolu, yakiniki vs yakiniku 

Hemat mikir. Comot alinea judul sebelumnya. Asumsi historis, rakyat pilah-pilih bakalan karena kualitas sosok ybs. Bukan pada parpol atau koalisi parpol pengusungnya. Dua periode kaping pitu, beda pasal, sama kasus. Rakyat sengaja ngujo, nglulu, mblondrongké. Sekalian semua sama-sama babak bundas, babak belur. Asas “tiji-tibèh”

Tak akan lari kursi dikejar. Tetap harus diuber sampai batas akhir harga diri. Bangkrut pun bukan jaminan sukses raih.

Utang janji tak akan tertebus sampai tujuh turunan. Malah membenamkan diri dalam tumpukan utang. Sampai balik nama.[HaéN]

parpol penguasa, padhajayanya magabathanga

parpol penguasa, padhajayanya magabathanga 

Subjudul kedua mencuplik “hana caraka”. Soal wangun ora wangun. Begitulah guna bahasa. Pemirsa di luar sana, paham dan tanggap narasi yang tidak bisa dibiarkan. Tempat kejadian kasus, tidak masalah. Semakin diuraikan, bahasan semakin cemplang. Dibumbui fakta selaku contoh akurat, sahik. Kalau sudah tradisi, tidak layak berbantahan.[HaéN]

Jumat, 06 Oktober 2023

hukum tajam ke atas, penguasa semakin hantam kromo ke bawah

hukum tajam ke atas, penguasa semakin hantam kromo ke bawah 

Hanya khusus terjadi di sebuah negara dengan rumusan “negara berdasarkan hukum”. Dimaksudkan bahwa hukum apa saja layak diterapkan, dipraktekkan, diwujudkan. Terlebih jika terdapat pasal atau hal-hal yang meringankan proses peradilan tidak terdapat atau nyata-nyata tidak dipersiapkan oleh pihak yang bersengketa. Jika masing-masing pihak sepakat dengan tarif gaya tegaknya hukum. Lihat yang nilai tawar kesepakatannya tertinggi. Kalau sama-sama masuk kategori memuaskan. Walau sama-sama melebihi ambang batas atas. Bisa digunakan skala prioritas. Utamakan pelanggan lama.

Kiranya, pendekatan maupun penjauhan fakta. Menjadi dalih inspirasi, ilham, inisiatif adanya hukum gotong-royong. Frasa “gotong-royong” bersifat universal. Nusantara pernah mengalami politik “sama-rasa sama-rata”. Secara konstitusional terus berlanjut dengan bentukan parpol pendominasi parlemen. UU masih merupakan kompromi politik berbiaya tinggi, anggaran non-budgeter, standar investasi internasional. Dendam politik menentukan jalannya demokrasi. [HaéN]

Kamis, 05 Oktober 2023

faktor psikologis menentukan produktivitas olahkata

faktor psikologis menentukan produktivitas olahkata 

Pengalaman batin dan suasana kebatinan manusia terus terbentuk. Perjalanan lahir-batin saling mengisi agar ybs tetap eksis, tahu diri dan tidak kehilangan kendali diri. Analog dengan sinergitas jasmani-rokhani maupun keterpaduan jiwa-raga. Bergulir melaju bahkan mendahului waktu kehidupan manusia. Membuka jalan bahkan menginformasikan peta jalan kehidupan di muka bumi.

Secara sadar manusia pengandal akal sehat, malah alergi dengan potensi dimensi aliran “batin dan kebatinan”.  Mengira macam kekuatan mistis, mistis, mitos, di luar nalar kemanusiaan. Daya matemathis mendasari cara bermanusia seutuhnya. Hitung mundur status sosial “manusia unggul”. Cari pakai aturan main ber-gaya hidup yang énak-énak saja.

Evaluasi diri sejak dini, mawas diri, tepo sliro hanya berlaku pada manusia biasa. Koq jadi melantur lentur tak karuan. Ini seni berolahkata. Judul sejatinya simpulan, hakikat narasi. Pengalaman hidup, jam terbang maupun kisah sukses menjadi penyemangat tetap berkarya. Pasang surut produk olahkata bak bioritme. Pandai-pandai membaca situasi lingkungan dinamis. [HaéN]

Senin, 02 Oktober 2023

panguwasa keblinger, bènwaé nganti mati mblenger

panguwasa keblinger, bènwaé nganti mati mblenger 

Atas nama peradaban, adat istiadat nusantara. Kawanan oknum partai politik yang masih terikat kontrak politik 2019-2024. Biarkan meluncur bebas hingga batas akhir tutup buku. Sampai garis finish.

Hal-hal yang muncul dikemudian periode, risiko ditanggung ybs. Kepalang tanggung. Tidak perlu tanggung gugat, tanggung renteng. Hukum alam yang akan menentukan pernasiban, peruntungun.

Ketika kita minum susu, tinggal beberapa teguk. Ikuti protokol sehat diri. Aduk dan atau udak sebelum dihabiskan. Karena susu jika semakin diaduk/diudak, struktur kimiawinya akan homogen. Kian terasa pekat di lidah.

Beda dengan dikocok dalam botol. Kocok ulang kepemimpinan nasional. Model demokrasi sekali pakai habis. [HaéN]

Sabtu, 30 September 2023

hidup tidaklah sia-sia, justru tersia-sia karena mensia-siakan kehidupan

hidup tidaklah sia-sia, justru tersia-sia karena mensia-siakan kehidupan 

Jalur kehidupan manusia, sarat ATHG (ancaman, tantangan, hambatan, gangguan). Probabilitas ‘mungkin’ menjadi potensi diri berani melangkah. Risiko jangan dipikirkan, biarkan mengisi ruangannya tanpa batas waktu. Utamakan menata masa depan dan sigap gubah-rubah-ubah. Menyesuaikan diri tanpa kehilangan jati diri. Setkiap langkah bak jiwa yang berpacu melawan diri sendiri.

Kita selalu mengikuti langkah kehidupan akan membawa kita kemana saja. Terasa stagnan, statis, hidup begitu-begitu saja berarti boros energi. Pratanda energi religi kurang diajak melaju. Dianggap malah pilah-pilih. Begitu saja tidak boleh. Mau begini doang banyak syaratnya. Lupa bahwa prinsip kehati-hatian menjadi faktor penentu optimalisasi proses kehidupan. Soal produktivitas, rezeki tak akan kemana-mana.

Jebakan daftar skala prioritas harian. Bak menggunakan kacamata kuda. Dikira yang terbaik menurut akal sehat manusia sehat. Sinyal alam sudah memperingatkan sejak dini. Bukan salah pilih, keliru tebak.

Kemungkinan terburuk pun justru membuka peluang untuk sukses. Sejak awal sudah merasa mati langkah. Berani banting stir, ganti haluan. Kembali mula dari nol. Daya tarik risiko minim, bukan jaminan aman-aman selama proses. Semakin besar risiko beririsan dengan hasil akhir yang tak terduga. Prediksi untuk semua aspek kehidupan. [HaéN]

Jumat, 29 September 2023

merempang kuasa adalah

merempang kuasa adalah 

bahwa metode pembebasan hutan dan lahan berbasis konflik agraria, dapat dipraktekkan di pulau-pulau 3T. metode dimaksud bermodus “terima abu” atau gaya lainnya. bersih lingkungan menjadi syarat teknis utama ajukan pendanaan asing tapi utang. tenggang waktu kontrak jual tanah-air  sesuai umur satu generasi anak bangsa;

bahwa untuk menghindari konflik, konfrontasi forntal, total antara pihak investor intervensi internasional dengan penduduk lokal. maka negara berhak mengandalkan angkatan bersenjata nusantara untuk melakukan gerakan aksi sapu bersih, aksi sikat bersih sehingga lokasi mégaproyek superstrategis menjadi kawasan siap bangun dan atau lingkungan siap bangun;

bahwa segala bentuk penyesuaian substansi kontrak menjadi wewenang mutlak pihak investor asing. pemerintah maupun pemeritah setempat wajib melakukan penyesuain diri tanpa ada biaya penyesuaian atau tambah biaya. jika dikemudian waktu terdapat lebeihan biaya. wajib kembali utuh ke pihak investor tanpa potongan biaya admintrasi.

bahwa . . .  (pemirsa kelebihan paham). [HaéN]

politik lebih buas ketimbang politik itu sendiri

politik lebih buas ketimbang politik itu sendiri 

Padahal ybs merasa tidak begitu. Terbentuk di partai politik nasionallitas berkenusantaraan bebas haluan ideologi. Dominasi rumusan supertéga, mégatéga, serbatéga, anékatégaunutk menjalankan roda parpol sampai tingkat bawah. Fungsi wong-cilik selaku acuan raih kursi wakil rakyat, tanpa pandang bulu. Ajaran oknum ketua umum parpol menjadi agama bumi. Wangun ora wangun, tancap gas, sigap libas.

Simbol parpol menjadi acuan utama oknum sekjen modal corong, congor, ngocor bebas tanpa hambatan. Sesama kawan partai bebas bersaing meraih kursi yang sama. Modus kader kutu loncat vs penyusup di depan mata, bukan pasal tabu, pamali, nista, aib. Mau maju harus sanggup, lihat “téga”.

Syarat mendapat KTA, punya nilai jual eceran ahli mengendengus, mendengung, mendenging tanpa tatap muka. Tidak mau tahu siapa sasaran dan target. Korban tak sengaja atau salah korban, bisa-bisa bisa anggota keluarga ybs. Tidak masalah dengan terjadinya keluarga nasakom subversi reformasi vs persekutuan kerabat pegiat partai.

Hantam karma sampai lawan terkapar di tengah panggung. [HaéN]

Senin, 25 September 2023

jeneng apik vs wong becik

jeneng apik vs wong becik 

Tidak sekedar “vs”. Kondisi tertentu masuk status kontradiktif. Antara nama dengan orangnya tidak nyambung. Bahan penelitian pihak asing atas kejadian langka tapi nyata. Nyaris tidak masuk akal. Hanya terjadi di nusantara. Tiada duanya. Nama lebih dari dua suku-kata sebagai identitas jati diri ybs. Tidak bisa diganggu gugat oleh pihak manapun. Untuk tujuan apapun.

Sekali punya nama setelah itu mati, tak berarti. Pulang nama.

Paribasan bahasa Jawa sedemikian filosofis mencari korelasi, benang merah antar subjudul. Makna di balik nama kian nyaring pakai asas ikat-kait-kiat-kita dengan tanggal lahir. Jadi panjang.

Tiap etnisitas kelokalan punya kearifan penamaan, sebutan, panggilan, celukan manusia dan atau orang. [HaéN]

Sabtu, 23 September 2023

partisipasi politik, multipartai sederhana vs trias-politica

partisipasi politik, multipartai sederhana vs trias-politica 

Pengamat politik bebas berpendapat, terbatas pendapatan. Pilih cari aman apapun yang didapat. Gerakan politik nusantara sejak zaman Kompeni. Sudah punya target fisik dan sasaran fungsional. Merdeka!

Berlanjut perjuangan segala bentuk. Hingga Proklamasi Kemerdekaan NKRI 17 Agustus 1945.

Semboyan heroik “merdeka atau mati” mengalami reduksi alami kebangsaan. Masuk orde reformasi rindu 0rder. Berlaku resmi motto wawasan kebangsaan “kursi atau kursi”. Supremasi pesta demokrasi. Tak pakai heran bilamana kebijakan formal negara merupakan kompromi politik. Lebih daripada itu, luwes mengakomodir kebijakan dan kepentingan internasional.

Penyakit hati bangsa asing muncul, lihat nusantara punya sokoguru revolusi 'gotong-royong'. Koq bisa-bisanya. Ini nusantara bung! [HaéN]

Jumat, 22 September 2023

figur generasi arus pendek, jauh dari idaman ibu pertiwi

figur generasi arus pendek, jauh dari idaman ibu pertiwi 

Klasifikasi generasi secara global, belum tentu pas cocok untuk ukuran wong nusantara. Tiap etnis punya penamaan sesuai adat istiadat lokal. Nama orang setelah berkeluarga bisa berganti. Garis keturunan, silsilah, marga, trah atau istilah semaksud membentuk batasan generasi. Spesifikasi fisik maupun non-fisik menjadi ciri khas wujudan. Bangunlah jiwanya bangunlah badannya, lagu wajib.

Asupan gizi seimbang menjadi rujukan orangtua, bak merekayasa genetika. Salah takaran, keliru komposisi bisa-bisa memang bisa membentuk bakalan generasi stunting maupun generasi obésitas. Bina generasi menjadi PR (pekerjaan rumah) bangsa dan negara.

Pendekatan kesehatan secara prosedural formal, lewat model BPJS. Memberi efek berganda. Mau sehat dengan anggaran kesehatan 10% APBN/APBD malah bikin panjang derita penderita maupun keluarga. Varian virus penyakit manusia beririsan dengan laju zaman berperadaban.

Pendekatan wawasan kebangsaan menjadikan nyali generasi cetak sekali jadi, menciut. Mental baliho. [HaéN]

pembinaan subnusantara lewat bapak angkat partai politik

pembinaan subnusantara lewat bapak angkat partai politik 

Kuno, anéh lan nganéh-nganéhi, blas ora ono lucuné. Padahal humor politik, dagelan politik, lawakan politik, banyolan politik mendominasi pekabaran media massa bebas arus nusantara. Tebar dan taburan warta kebencian dan nista diri, dipelihara oleh negara.

Singkat kata. Perolehan suara parpol pada pemilu legislatif 2024. Selaku dasar pertimbangan. Top pengumpul suara ditugasi membina provinsi dan atau gabungan beberapa provinsi, dengan populasi terbanyak.

Demikian seterusnya sampai parpol gurem, wajib membina provinsi dengan populasi buncit, paling rendah. Model ini membuat peluang untuk dekat-dekat dengan rakyat. Tanpa melihat pilihan atau warna parpol.

Kinerja parpol terdeteksi secara kasat mata. Rakyat penerima manfaat langsung, merasakan apa guna partai politik. [HaéN]

Kamis, 21 September 2023

wajah gebleg, watak ndablek malah sing dadi

wajah gebleg, watak ndablek malah sing dadi 

Kasus santai perdagagan manusia subversi nusantara. Diperhalus menjadi transaksi antar kader partai. Pola magang, transfer ilmu pengetahuan. Semakin tahu, semakin tak tahu malu. Syarat koalisi dadakan jelang pesta demokrasi. Model pendidikan politik praktis, pola jam-jaman. Mematut-matut diri, berkolaborasi dengan lutut dan sikut. Merasa layak manggung, merasa pantas mentas politik.

Modal baliho dianggap mubazir. Asas wani piro, setor piro, éntuk opo sekedar basa-basi. Paket khusus, istimewa, spesial tersedia bebas tarif. Asal sigap sendiko dawuh. Sigap dawah sewayah-wayah.

Berharap kursi tiban mencontoh kawan elit partai. Kader kehormatan tinggal tunggu tanggal main. Tanggal ganjil atau tanggal genap menentukan perutungan. Bandar tidak mau rugi. Datang belakangan dapat tempat duduk paling depan. [HaéN]

Selasa, 19 September 2023

lahan balas jasa vs jasa balas lahan

lahan balas jasa vs jasa balas lahan 

Kilas balik petilan ramalan Jayabaya “sekilan bumi dipajeki” utawa sejengkal tanah dikenai pajak.

Ikhwal ini mengilhami penguasa nusantara untuk menarik intervensi-invasi-investasi pihak asing, aneh, ajaib ramai-ramai tanam padi di pekarangan, halaman depan, latar belakang, kebon.

Ongkos tukang tenaga kerja asing, gratis. Kompensasi pulau kecil atau 3T. Wujudan lain bangun provinsi negara lain. [HaéN]

Senin, 18 September 2023

Anda beruntung, ujung-ujungnya buntung

Anda beruntung, ujung-ujungnya buntung 

Kalkulasi perpolitikkan nusantara, kendati di bawah koordinasi, komunikasi, kendali bandar investor politik internasional. Tetap saja terjun bebas menuju kebangkrutan nasional. Menang maupun kalah, sama-sama menanggung beban dosa politik setiap periode.

Parade humor politik 2024, atas nama rakyat vs demi kepentingan global. Di atas kertas, sudah terdeteksi politik nasional biaya internasional. Rempang bergelimpang bukti ringan penyediaan lahan “balas jasa”.

Menang awu, musuh dalam selimut vs tikus di depan mata. Tipikor hal biasa. Diselesaikan secara adat dan adab rimba belantara nusantara tak bertu(h)an.

Cuci gudang politik nusantara 2024, koalisi semu vs semi koalisi. Kuras gudang, sebelum nusantara rugi besar. Antisipasi investor bangun provinsi di nusantara. [HaéN]

Minggu, 17 September 2023

tepo sliro sopo siro vs ora risi ora nduwé roso

tepo sliro sopo siro vs ora risi ora nduwé roso 

Manusia juga orang. Orang belum tentu manusia. Manusia dan orang sama-sama makhluk bumi, makhluk hidup. Ciptaan-Nya sebaik-baik wujudan fisik. Predikat manusia unggul sesuai akhlak. Status manusia seutuhnya mengacu kandungan komponen bawaan lahir. Sinergi potensi ayah-ibunya. Urutan karakter saudara memang misteri. Ilmu genetika menjawab secara terbatas. Malah alih-alih berdalih, terapkan asas banding-sanding-tanding dengan pisang sesisir.

Ikatan batin antar saudara kandung, tergantung jumlah, gender maupun jarak kelahiran. Kondisi ekonomi menentukan atensi orangtua. Ketika anak memasuki sekolah, mulailah argo masa depannya. Memahami anak adalah titipan-Nya. Jangan disia-siakan. Siapkan anak sesuai jalur masa depannya. Modal agama, ilmu dan berani hidup, berani hadapi kenyataan.

Konflik internal karena urut-kacang menjadi gemblengan mewujudkan jati diri. Menempa diri sendiri berakselerasi dengan arus zaman dan peradaban. Setiap anak punya otoritas atas kadar nasib.

Menghadapi dunia luar, apapun bisa terjadi, selalu terjadi dan tetap terjadi. Orangtua siap rasa kecewa jika perjalan hidup tidak sesuai harapan. Meninggalkan tradisi keluarga. Pemberontakan anak bisa secara senyap atau sengaja melencengkan diri. Untuk menarik perhatian ortu. [HaéN]

Jumat, 15 September 2023

penyakit hati bangsa asing muncul, lihat nusantara punya sokoguru revolusi 'gotong-royong’

penyakit hati bangsa asing muncul, lihat nusantara punya sokoguru revolusi 'gotong-royong’ 

Obrolan kunci ‘gotong-royong’. Tanpa contoh pernah digunakan untuk apa saja. Oleh pihak mana saja. Mengingatkan lebih gampang ingat jika disingkat ‘goro’. Lakon goro-goro khas babakan tengah malam. Di tangan ahlinya – ki dalang – layak simak. Karikatur politik – gambar dan atau pelakunya – bersaing kekonyolan. Masih kalah konyol dengan banyolan ki dalang.

Anak wayang nusantara, kelamaan menunggu tidak ada yang menyanjung. Akhirnya memuji diri sendiri. Sebut dirinya cerdas, sesuai ujaran bapaknya.

Mengandalkan SDM (sumber daya manusia) utawa populasi penduduk 5 (lima) besar dunia untuk menentukan besaran impor beras. Ujung-ujungnya, ikut menarik impor kebutuhan bahan pokok pangan lainnya. [HaéN]